Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 22 - Geologic Time News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Geologic Time. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Geologic Time Today - Breaking & Trending Today

Terdampak Pandemi Covid-19, Pedagang Tanaman Hias Ini Siasati dengan Cara Live Sale di Instagram - Vimarsana News

Terdampak Pandemi Covid-19, Pedagang Tanaman Hias Ini Siasati dengan Cara Live Sale di Instagram

Terdampak Pandemi Covid-19, Pedagang Tanaman Hias Ini Siasati dengan Cara Live Sale di Instagram Owner Pelangi Plant Jatiasih, Eko Mardillah mengaku usaha tanaman hiasnya tetap berjalan dengan cara live sale tanaman hias di Instagram. Minggu, 25 Juli 2021 14:38 Editor: Dok Pelangi Plant Jatiasih Owner Pelangi Plant Jatiasih, Eko Mardillah mengaku usaha tanaman hiasnya tetap berjalan di masa pandemi Covid-19 dengan cara live sale tanaman hias di Instagram.  Ditambah lagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk memperpanjang masa PPKM darurat yang kini jadi PPKM Level 4 beberapa...

Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian - Vimarsana News

Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian

Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian  upaya sentralisasi tanaman di Malaka ini akan terus dievaluasi setiap tahun.  Jika ada persoalan atau kendala  akan dicari jalan keluar Jumat, 23 Juli 2021 07:38 Penulis: POS KUPANG.COM/PAUL BURIN Bupati Malaka, Simon Nahak bersama pemimpin redaksi, wakil pemimpin redaksi, pemimpin perusahaan dan  manajer tiga media, yakni Harian Pagi Pos Kupang, Harian Victory News dan  Harian Timor Expres usai diskusi bersama di  Depot Nelayan, Kupang, Kamis 22 Juli 2021.  Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian  Laporan Reporter POS KUPANG.COM...

Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian , Ini Tujuannya - Vimarsana News

Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian , Ini Tujuannya

Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian , Ini Tujuannya Mulai musim tanam mendatang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka  akan menyentralkan kawasan pertanian di tiap kecamatan Jumat, 23 Juli 2021 07:51 Editor: POS KUPANG/PAUL BURIN USAI DISKUSI - Bupati Malaka, Simon Nahak bersama pemimpin redaksi, wakil pemimpin redaksi, pemimpin perusahaan dan manajer tiga media, yakni Harian Pagi Pos Kupang, Harian Victory News dan Harian Timor Expres usai diskusi bersama di Depot Nelayan, Kupang, Kamis (22/7).  Pemda Malaka Akan Sentralkan Kawasan Pertanian  POS KUPANG.COM, KUPANG – ...

Gig Economy Dukung Kuliah Sambil WFH | Republika Online - Vimarsana News

Gig Economy Dukung Kuliah Sambil WFH | Republika Online

Gig Economy? Istilah ini menjadi perbincangan sejak isu adanya orang yang berpenghasilan walaupun hanya dirumah saja. Di era digital seperti sekarang ini, tentunya hal itu sangat mungkin terjadi. Konsep dari Gig Economy membuat kerja menjadi lebih fleksibel. Gig economy dapat terdiri dari pekerja profesional yang bekerja secara independen (freelancer/gig employment) dengan mengerjakan proyek tunggal jangka pendek yang diperuntukan untuk perorangan ataupun institusi. Pada implementasinya, Gig Economy membuat perusahaan dapat menekan bonus, tunjangan dan pensiun. Gig Economy biasanya bersi...

Erick Thohir Jawab Kritikan Faisal Basri soal PMN BUMN : Okezone Economy - Vimarsana News

Erick Thohir Jawab Kritikan Faisal Basri soal PMN BUMN : Okezone Economy

BUMN), Erick Thohir menyikapi soal kritikan Faisal Basri terkait Penyertaan Modal Negara (PMN) BUMN. DPR menyetujui PMN BUMN senilai Rp106 triliun. Jumlah itu terbagi untuk tiga perseroan senilai Rp 33,9 triliun di tahun 2021. Sementara 12 BUMN mendapatkan jatah PMN Rp72,44 triliun pada 2022. Melalui video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, Erick menilai, kritikan dan saran merupakan hal lumrah karena menjadi rangkaian dalam sistem demokrasi di Indonesia. Bahkan, masukan dan kritikan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Kementerian BUMN untuk mendorong aksi korporasi perusahaan nega...