Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 2 - Mp Force News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Mp Force. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Mp Force Today - Breaking & Trending Today

Ini Fakta Sebenarnya Prajurit TNI AU Terpaksa Injak Kepala Pemabuk - Vimarsana News

Ini Fakta Sebenarnya Prajurit TNI AU Terpaksa Injak Kepala Pemabuk

Share VIVA – Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan pemberitaan tentang penganiayaan yang dilakukan oleh dua orang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara dari jajaran Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) terhadap seorang pemuda yang diduga terpengaruh dengan minuman alkohol atau mabuk di Merauke, Papua. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 20 detik itu, seorang pemuda yang diduga mabuk itu sebelumnya terlibat keributan dengan pemilik warung bubur ayam yang mangkal di Jalan Raya Mandala-Muli, Merauke.  Dalam kondisi mabuk, pemuda tersebut diduga melakukan pemerasan k...

Source: viva.co.id
Moeldoko Kecam Aksi Kekerasan 2 Oknum POM TNI AU pada Penyandang Disabilitas di Papua, Janji Dihukum - Vimarsana News

Moeldoko Kecam Aksi Kekerasan 2 Oknum POM TNI AU pada Penyandang Disabilitas di Papua, Janji Dihukum

Moeldoko Kecam Aksi Kekerasan 2 Oknum POM TNI AU pada Penyandang Disabilitas di Papua, Janji Dihukum "Tindakan yang dilakukan oleh kedua aparat tersebut sangat eksesif, di luar standar dan prosedur yang berlaku," demikian dikutip dari siaran pers Moel Rabu, 28 Juli 2021 10:43 Editor: KOMPAS.com/Haryantipuspasari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019) (KOMPAS.com/Haryantipuspasari)  SERAMBINEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer TNI Angk...

Moeldoko: Kekerasan 2 Oknum TNI AU di Merauke di Luar Standar dan Prosedur - Vimarsana News

Moeldoko: Kekerasan 2 Oknum TNI AU di Merauke di Luar Standar dan Prosedur

' komentar_item += ' Mengirim...' komentar_item += '' komentar_item += '' komentar_item += '' komentar_item += '' komentar_item += '' }); komentar_item += ''; if(result.result.total > 1){ komentar_item += ' Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar! '; } var comment_cookie = getCookieKcm('comment'); document.getElementById("comments").value = comment_cookie; document.getElementById("for_comm...

Source: kompas.com
Istana Kecam Oknum Polisi Militer AU Injak Kepala Warga Difabel di Papua : Okezone Nasional - Vimarsana News

Istana Kecam Oknum Polisi Militer AU Injak Kepala Warga Difabel di Papua : Okezone Nasional

TNI Angkatan Udara (AU) terhadap masyarakat sipil difabel di Merauke, Papua. Dalam video yang viral, terlihat dua orang oknum TNI tersebut memiting dan menjatuhkan pria itu ke tanah. Lalu, salah seorang anggota lainnya menginjak kepala warga sipil tersebut. "KSP menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh kedua aparat tersebut sangat eksesif, di luar standar dan prosedur yang berlaku," kata Moeldoko melalui keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021). Moeldoko mengapresiasi dan sangat menghargai respon cepat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo ...

Oknum Anggota Polisi Militer Tindas Warga Papua, TNI AU Nyatakan Penyesalan dan Bawa ke Ranah Hukum - Vimarsana News

Oknum Anggota Polisi Militer Tindas Warga Papua, TNI AU Nyatakan Penyesalan dan Bawa ke Ranah Hukum

Christina Kasih Nugrahaeni Ilustrasi permintaan maaf. TNI AU nyatakan penyesalan. /Pixabay/mohamed hassan PIKIRAN RAKYAT - Pihak TNIAU bersuara terkait sikap dua oknum anggota polisi militer yang menindas warga Papua. TNIAU menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas kasus kekerasan yang terjadi. Kasus kekerasan tersebut terlihat dalam video berdurasi 1 menit 21 detik yang menunjukkan seorang pria warga Papua yang diduga tuna wicara terlihat ribut di sebuah warung. Saat pria tersebut ribut-ribut di warung, dua Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) datang dan melumpuhkan pria tersebut.