Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 18 - Spokesman Unit Task News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Spokesman Unit Task. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Spokesman Unit Task Today - Breaking & Trending Today

Satgas Covid-19 Depok Tindak Tegas Kerumunan saat Gelar Hajatan - Vimarsana News

Satgas Covid-19 Depok Tindak Tegas Kerumunan saat Gelar Hajatan

Satgas Covid-19 Depok Tindak Tegas Kerumunan saat Gelar Hajatan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana. (Feru Lantara/Antara) JawaPos.com–Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana menyatakan, menindak tegas warga yang menggelar hajatan sehingga terjadi kerumunan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hari pertama (3/7). ”Satpol PP sudah hentikan kegiatan dan akan segera melakukan pemeriksaan untuk dibuat berita acara pemeriksaan (BAP),” kata Dadang seperti dilansir dari Antara di Depok, Sabtu (3/7)....

Satgas Covid-19 Depok Periksa Penyelenggara Hajatan Saat PPKM Darurat - Vimarsana News

Satgas Covid-19 Depok Periksa Penyelenggara Hajatan Saat PPKM Darurat

Satgas Covid-19 Depok Periksa Penyelenggara Hajatan Saat PPKM Darurat Minggu, 4 Juli 2021 | 08:34 WIB Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Depok, Jawa Barat, Dadang Wihana. (Foto: Antara) Depok, Beritasatu.com - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, menyatakan, pihaknya menindak tegas warga yang menggelar hajatan sehingga terjadi kerumunan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hari pertama, Sabtu (3/7/2021). "Satpol PP sudah hentikan kegiatan dan akan segera melakukan pemeriksaan untuk dibua...

Update Covid-19 di Pagaralam, 2 Bulan Terakhir Nyaris Sentuh Angka 100 Kasus, Ini Sebabnya - Vimarsana News

Update Covid-19 di Pagaralam, 2 Bulan Terakhir Nyaris Sentuh Angka 100 Kasus, Ini Sebabnya

Update Covid-19 di Pagaralam, 2 Bulan Terakhir Nyaris Sentuh Angka 100 Kasus, Ini Sebabnya Kasus terkonfirmasi terpapar Virus Corona (Covid-19) di Pagaralam pasca lebaran kemarin melonjak. Minggu, 4 Juli 2021 14:23 Penulis: Update Covid-19 di Sumsel Hari Ini: Ada Bayi Tiga Bulan, Satu dari 12 Kasus Tambahan Di Lubuklinggau  Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kasus terkonfirmasi terpapar Virus Corona (Covid-19) di Pagaralam pasca lebaran kemarin melonjak. Bahkan penambahan kasus hampir dua bulan terakhir ini nyaris menyentuh angka 100 kasus. Jumlah tersebu...

Satgas: Kematian Anak Akibat Covid-19 di Pulau Jawa Didominasi Balita - Vimarsana News

Satgas: Kematian Anak Akibat Covid-19 di Pulau Jawa Didominasi Balita

Satgas: Kematian Anak Akibat Covid-19 di Pulau Jawa Didominasi Balita Komentar: Kompas.com - 02/07/2021, 07:30 WIB Bagikan: JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar angka kematian Covid-19 pada usia anak terus ditekan. Di lima provinsi di Pulau Jawa, angka kematian anak didominasi oleh usia balita. Adapun Pulau Jawa saat ini mencatatkan angka kematian pasien Covid-19 tertinggi. "Hampir di kelima provinsi ini kematian pada kelompok anak didominasi oleh balita, yaitu sekitar 30-50 persen dari total kematian anak," ...

Source: kompas.com
Satgas: Angka Kematian Pasien Covid-19 Melonjak Tinggi, Capai 400 Persen - Vimarsana News

Satgas: Angka Kematian Pasien Covid-19 Melonjak Tinggi, Capai 400 Persen

Satgas: Angka Kematian Pasien Covid-19 Melonjak Tinggi, Capai 400 Persen Komentar: Kompas.com - 02/07/2021, 06:34 WIB Bagikan: Angkanya bahkan mencapai lebih dari 400 persen. “Angka kematian yang terus meningkat ini tentunya tidak dapat ditoleransi, karena 1 kematian saja terbilang nyawa,” kata Wiku melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (1/7/2021). Terdapat lima provinsi yang mencatatkan angka kematian pasien Covid-19 tertinggi yang seluruhnya berada di Pulau Jawa. Pertama, Jawa Barat naik 463 persen. Kemudian DKI Jakarta naik 236 persen, DI Yogyakar...

Source: kompas.com