Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 15 - With Disability News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from With Disability. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In With Disability Today - Breaking & Trending Today

Menilik Sejarah Paralympic Games, Olimpiade Khusus bagi Penyandang Disabilitas - Vimarsana News

Menilik Sejarah Paralympic Games, Olimpiade Khusus bagi Penyandang Disabilitas

Menilik Sejarah Paralympic Games, Olimpiade Khusus bagi Penyandang Disabilitas Diperbarui 29 Jul 2021, 14:00 WIB 15 Ilustrasi latihan paralimpiade. Foto: Ade Nasihudin/Liputan6.com. Liputan6.com, Jakarta Sejak 23 Juli 2021 Olimpiade Tokyo sudah dimulai, gelaran olahraga dunia ini biasanya diikuti dengan paralimpiade. Seperti olimpiade, paralimpiade atau paralimpik merupakan ajang kompetisi olahraga terbesar di dunia. Bedanya, paralimpiade digelar khusus untuk atlet penyandang disabilitas. Baca Juga Menurut komunitas disabilitas Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), sejarah paralimpiade dimula...

KSP sesalkan tindakan eksesif oknum Pomau pada penyandang disabilitas - Vimarsana News

KSP sesalkan tindakan eksesif oknum Pomau pada penyandang disabilitas

KSP sesalkan tindakan eksesif oknum Pomau pada penyandang disabilitas Rabu, 28 Juli 2021 08:03 WIB Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. ANTARA/HO-KSP/aa. (Handout KSP) Jakarta (ANTARA) - Kantor Staf Presiden (KSP) mengecam dan menyampaikan penyesalan mendalam atas kekerasan yang dilakukan oknum prajurit Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) terhadap warga penyandang disabilitas di Merauke, Papua. “KSP menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh kedua aparat tersebut sangat eksesif di luar standar dan prosedur yang berlaku,” kata Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko melalu...

Mantan Panglima TNI Kecam Oknum Prajurit TNI AU yang Injak Kepala Pria Papua Bisu - Vimarsana News

Mantan Panglima TNI Kecam Oknum Prajurit TNI AU yang Injak Kepala Pria Papua Bisu

Mantan Panglima TNI Kecam Oknum Prajurit TNI AU yang Injak Kepala Pria Papua Bisu Seorang prajurit POM TNI AU menginjak kepala pria bisu di Merauke. Pria bisu itu diinjak karena diduga menggangu pedagang. Rabu, 28 Juli 2021 08:26 Editor: Shutterstock Mantan Panglima TNI ini pun mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk mendukung dan mempercayakan proses penegakan hukum serta mengawasi proses tersebut.  Pria bisu itu diinjak karena diduga menggangu pedagang. Pada Selasa, 27 Juli 2021, beredar video di media sosial yang menggambarkan dua orang Polisi Militer Bandara J Dimara Merauke mel...

Moeldoko Kecam Aksi Kekerasan 2 Oknum POM TNI AU pada Penyandang Disabilitas di Papua, Janji Dihukum - Vimarsana News

Moeldoko Kecam Aksi Kekerasan 2 Oknum POM TNI AU pada Penyandang Disabilitas di Papua, Janji Dihukum

Moeldoko Kecam Aksi Kekerasan 2 Oknum POM TNI AU pada Penyandang Disabilitas di Papua, Janji Dihukum "Tindakan yang dilakukan oleh kedua aparat tersebut sangat eksesif, di luar standar dan prosedur yang berlaku," demikian dikutip dari siaran pers Moel Rabu, 28 Juli 2021 10:43 Editor: KOMPAS.com/Haryantipuspasari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019) (KOMPAS.com/Haryantipuspasari)  SERAMBINEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua anggota Polisi Militer TNI Angk...

Anggota TNI Injak Kepala Warga Papua, Moeldoko: Itu di Luar Prosedur - Vimarsana News

Anggota TNI Injak Kepala Warga Papua, Moeldoko: Itu di Luar Prosedur

Anggota TNI Injak Kepala Warga Papua, Moeldoko: Itu di Luar Prosedur Moeldoko. (ANTARA) JawaPos.com – Beredar video kekerasan di media sosial yang dilakukan oleh dua oknum anggota TNI Angkatan Udara (AU) di Merauke, Papua. Kekerasan ini dilakukan terhadap seorang warga masyarakat sipil, yang diketahui bahwa korban adalah seorang difabel tuli. Atas terjadinya peristiwa tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan penyesalan mendalam dan mengecam tindak kekerasan tersebut. “Bahwa tindakan yang dilakukan oleh kedua aparat tersebut sangat eksesif, di luar standar dan prosedur yang berla...