TPU Cikadut Bandung Dijaga TNI-Polri Usai Dugaan Pungutan Liar pada Keluarga Korban Covid-19
Diperbarui 13 Jul 2021, 06:46 WIB
10
Petugas pemulasaraan jenazah Covid-19 memakamkan jenazah yang meninggal ketika menjalani isolasi mandiri di Kampung Gedong, Jakarta, Sabtu (10/7/2021). Proses pemulasaran jenazah dilakukan sesuai prokes Covid-19 dikarenakan hasil test swab korban positif. (merdeka.com/Imam Buhori)
Liputan6.com, Jakarta - Buntut dari dugaan pungutan liar di TPU Cikadut, Kota Bandung, kini pemakaman tersebut dijaga oleh polisi. Polrestabes Bandung pun masih mendalami unsur pungutan liar yang viral beberapa hari lalu.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan secara teknis pengawasan tempat pemakaman umum untuk jenazah yang terpapar Covid-19 berada di pemerintah kota dan kabupaten. Meski demikian, ia meminta tidak ada lagi polemik pungutan liar untuk keluarga jenazah yang sedang berduka.
Diduga Ribut soal Warisan, Pria Tua di Buleleng Pukul Anggota Keluarga hingga Tewas
merdeka.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from merdeka.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.
Terkuak Fakta Baru Kasus Nia Ramadhani, Polisi Ungkap Istri Ardie Bakrie Sudah Lama Pemakai Narkoba
tribunnews.com - get the latest breaking news, showbiz & celebrity photos, sport news & rumours, viral videos and top stories from tribunnews.com Daily Mail and Mail on Sunday newspapers.
Tanyakan rumah yang dibelinya, perangkat desa dibakar hidup-hidup Senin, 28 Juni 2021 - 10:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan Petugas Polsek Simo Polres Boyolali, memasang garis polisi bangunan rumah yang sebabkan seorang perangkat desa di kecamatan Simo Boyolali di bakar hidup hidup, Minggu (27/6). Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.
Elshinta.com - Aparat Polsek Simo Polres Boyolali JawaTengah tengah memburu seorang pelaku yang sengaja membakar orang dengan menggunakan cairan bensin, hingga mengakibatkan korban dilarikan ke rumah sakit. Petugas memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi polisi. Pelaku bernama Maryono (50) beralamat di Dukuh Tempuran, Desa dan Kecamatan Simo, Boyolali, Jawa Tengah. Sedangkan korban bernama Bintang Alfatah (55), seorang perangkat desa beralamat di Dukuh Simo, Desa dan Kecamatan Simo, Boyolali.