Ribuan Peluru dan Enam Mortir yang Ditemukan di Makam Diserahkan Warga ke Makodim 0615 Kuningan
Berdasarkan informasi masyarakat, di TPU tersebut sudah dua kali setelah beberapa waktu lalu warga geger dengan temuan benda yang biasa dibutuhkan
Stay updated with breaking news from Brass Java West. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.
Berdasarkan informasi masyarakat, di TPU tersebut sudah dua kali setelah beberapa waktu lalu warga geger dengan temuan benda yang biasa dibutuhkan
Untuk mempermudah jarak ke Jakarta jelang Liga 1 2021, Barito Putera tak lagi berlatih di Jogjakarta namun di Kuningan Jawa Barat.
Tribunnews.com Bobotoh Tertua Meninggal Dunia, Berikut Kisah Abah Sarji yang Memilih Tinggal di Pinggir Kuburan Tindakan itu dilakukan sebagai penebus dosa di waktu hidup hingga tidak jarang melihat arwah gentayangan atau mahluk gaib pada umumnya. Rabu, 4 Agustus 2021 15:01 WIB Ahmad Ripai/Tribun Jabar Abah Sarji, berusia 102 tahun, Warga Desa Lengkong, Garawangi, Kuningan, Jawa Barat mengaku memilih tinggal di kawasan kuburan. Sering liat arwah. Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai TRIBUNNEWS.COM, KUNINGAN --Bobotoh Persib Bandung kehilangan salah satu senior yang mungkin usianya pali...
Kabar Duka, Abah Sarji di Kuningan Meninggal, Bobotoh Persib Berusia 102 Tahun yang Tinggal di Makam Masih ingat dengan Abah Sarji, warga di Kabupaten Kuningan, salah satu bobotoh tertua di Jabar itu meninggal dunia pada Rabu (4/8/2021). Rabu, 4 Agustus 2021 14:36 Penulis: Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai TRIBUNJABAR.ID,KUNINGAN - Masih ingat dengan Abah Sarji, warga di Kabupaten Kuningan, salah satu bobotohPersib Bandung berusia 102 tahun meninggal dunia pada Rabu (4/8/2021). Abah Sarji mulai banyak dikenal setelah tinggal di saung dekat tempat pemakaman umum desa setempat. Tinda...
Koran Jakarta via WhatsApp. Lebih mengagetkan lagi, aktivitas warga berjalan seperti biasa. Mesjid masih ramai. Pun majelis pengajian masih berjalan seperti biasanya. Interaksi warga juga seperti kondisi normal saja. Ada orang sakit ya dijenguk. Informasi ini tentu saja bikin kaget. Koran Jakarta pun bertanya-tanya apa peran pemerintah desa setempat di masa pandemi Covid-19 ini sampai sakit dengan gejala Covid-19 dianggap warga itu flu biasa. Kondisi ini jelas tidak bisa dibiarkan. Kurangnya pengetahuan warga akan Covid-19 jadi persoalan serius. Diperparah oleh kurangnya peran pemeri...