Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 2 - Criminal Code New News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Criminal Code New. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Criminal Code New Today - Breaking & Trending Today

Pengibaran Bendera Kusam tak Perlu Diatur RUU KUHP - Vimarsana News

Pengibaran Bendera Kusam tak Perlu Diatur RUU KUHP

Rabu 30 Jun 2021 09:09 WIB Red: Indira Rezkisari Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal Penodaan terhadap bendera merah putih bisa diganjar pidana. REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pakar hukum Universitas Borobudur (Unbor) Jakarta, Faisal Santiago, mengatakan, pasal penodaan terhadap bendera negara, khususnya mengibarkan bendera Merah Putih yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam, sebaiknya tidak perlu ada di dalam RUU KUHP. Ia beralasan penggunaan bendera kusam, misalnya, bukan berarti tidak menghormati simbol negara. "Bisa dibayangkan seseorang kare...

Pasal Penghinaan Bendera, Pakar: KUHP Tak Perlu Atur Soal Bendera Kusam - Vimarsana News

Pasal Penghinaan Bendera, Pakar: KUHP Tak Perlu Atur Soal Bendera Kusam

Pasal Penghinaan Bendera, Pakar: KUHP Tak Perlu Atur Soal Bendera Kusam Seseorang karena ketidakmampuan membeli bendera baru apakah harus dipidana, padahal yang bersangkutan sangat ingin mengibarkan bendera Merah Putih, misalnya pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Newswire - Bisnis.com 30 Juni 2021  |  09:05 WIB Ilustrasi - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersiap men...

Source: bisnis.com
RUU KUHP: Kibarkan Bendera Merah Putih Kusam dan Kusut Saja Bisa Didenda Rp10 Juta - Vimarsana News

RUU KUHP: Kibarkan Bendera Merah Putih Kusam dan Kusut Saja Bisa Didenda Rp10 Juta

RUU KUHP: Kibarkan Bendera Merah Putih Kusam dan Kusut Saja Bisa Didenda Rp10 Juta RUU KUHP: Kibarkan Bendera Merah Putih Kusam dan Kusut Saja Bisa Didenda Rp10 Juta Pasal 235 dalam RUU KUHP mengatur ancaman pidana bagi pengibar bendera Merah Putih yang kusut, kusam, dan robek. Aturan ini dinilai tak perlu ada. SOLOPOS.COM - Ilustrasi pengibaran sang merah putih saat upacara bendera. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Solopos.com, JAKARTA -- Hati-hati kalau kita mengibarkan bendera Merah Putih. Pastikan bendera Merah Putih yang kita kibarkan tidak kusam, sobek, luntur, atau bahkan kus...

Minim Partisipasi Publik, Sosialisasi RKUHP Dinilai Hanya Satu Arah - Vimarsana News

Minim Partisipasi Publik, Sosialisasi RKUHP Dinilai Hanya Satu Arah

Minim Partisipasi Publik, Sosialisasi RKUHP Dinilai Hanya Satu Arah 14 Juni 2021, 11:35:37 WIB ILUSTRASI: Mahasiswa dari sejumlah elemen mahasiswa se-Jabodetabek berunjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2019). Aksi mahasiswa itu untuk menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) JawaPos.com – Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu menanggapi penyelenggaraan sosialisasi RKUHP oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dia menilai, kegiatan sosialisasi yang dilakukan Kemenkumham hanya seara...

Mahfud Sebut 3 Hal yang Menjadi Penyebab Perdebatan Mengenai KUHP - Vimarsana News

Mahfud Sebut 3 Hal yang Menjadi Penyebab Perdebatan Mengenai KUHP

Tribunnews.com Setidaknya ada tiga hal yang menyebabkan perdebatan-perdebatan mengenai KUHP baru buatan anak bangsa tidak kunjung disepakati. Senin, 14 Juni 2021 13:08 WIB Humas Kemenkopolhukam Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam Halal Bihalal virtual Kemenko Polhukam bersama kementerian/lembaga, Jumat (14/5/2021).  Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mendorong Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru segera disepakati secara demokratis. Ia menjel...