Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 10 - Gray Widow News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Gray Widow. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Gray Widow Today - Breaking & Trending Today

Paspampres Tersinggung Ucapan Oknum Polisi, Kapolres Metro Jakarta Barat: Sudah Beres, Nggak Ada Masalah - Vimarsana News

Paspampres Tersinggung Ucapan Oknum Polisi, Kapolres Metro Jakarta Barat: Sudah Beres, Nggak Ada Masalah

Paspampres Tersinggung Ucapan Oknum Polisi, Kapolres Metro Jakarta Barat: Sudah Beres, Nggak Ada Masalah Dipublikasikan pada 9 Juli 2021. Bisa didengarkan. JAKARTA - Sikap arogan yang ditunjukkan oleh oknum Polres Metro Jakarta Barat terhadap anggota Paspampres, Praka Izroi Gajah berbuntut panjang. Pada, Rabu (7/7) malam, sebanyak 50 anggota Paspampres menyerbu kantor Polres Metro Jakarta Barat. Selain itu, sejumlah oknum polisi yang terekam video juga diperiksa di Propam Polda Metro Jaya. Tindakan polisi tersebut dinilai telah menyinggung institusi Paspampres. Kapolres Metro Jakarta Barat ...

Cium Upaya Penjatuhan Pemerintahan Jokowi, Denny Siregar: Apa Sih Kapasitanya Ibas Bisa Ngomong Begitu? - Vimarsana News

Cium Upaya Penjatuhan Pemerintahan Jokowi, Denny Siregar: Apa Sih Kapasitanya Ibas Bisa Ngomong Begitu?

Cium Upaya Penjatuhan Pemerintahan Jokowi, Denny Siregar: Apa Sih Kapasitanya Ibas Bisa Ngomong Begitu? Dipublikasikan pada 9 Juli 2021. JAKARTA - Denny Siregar kembali membuat pernyataan menohok untuk para politisi Partai Demokrat. Pegiat media sosial itu mencium adanya gerakan partai berlambang mercy untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Denny mengatakan gerakan itu kali pertama muncul dari BEM UI, kemudian dimanfaatkan oleh para politisi br***sek. Gerakan itu dilanjutkan dengan muncul seruan revolusi yang disampaikan oleh Ketua Umum HMI MPO, Affandi Ismail. Baca Juga: “Dan petunjuk ket...

Naik Tangga - radartegal.com - Vimarsana News

Naik Tangga - radartegal.com

Naik Tangga Oleh: Dahlan Iskan TANGAN kanan Donald Trump itu akhirnya menyerah: Allen Weisselberg. Allen menyerahkan paspornya. Tapi ia masih tetap boleh bepergian. Termasuk ke luar negeri –hanya harus atas izin pengadilan. Itu berarti penyelidikan atas perusahaan Trump mencapai puncaknya: masuk pengadilan. Memang belum menyentuh langsung Trump. Masih satu tangga lagi. Tapi tangga itu sudah dipanjat tinggi. Sampai ke tangan kanan. Allen sudah lebih 40 tahun bekerja di perusahaan Trump. Ia-lah yang mengurus segala macam keuangan. Umurnya sudah 74 tahun. Baca Juga: Apalagi kalau mantan presid...

51 Pegawai KPK yang Gagal Tes Wawasan Kebangsaan Tetap Dipecat - Vimarsana News

51 Pegawai KPK yang Gagal Tes Wawasan Kebangsaan Tetap Dipecat

51 Pegawai KPK yang Gagal Tes Wawasan Kebangsaan Tetap Dipecat Dipublikasikan pada 9 Juli 2021. JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak permintaan pembatalan hasil tindak lanjut nasib pegawai yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK). Sebanyak 51 pegawai KPK yang gagal dalam TWK tetap akan diberhentikan secara hormat. "Berita Acara tersebut memuat kesepakatan secara umum terkait tindak lanjut bagi pegawai yang lulus TWK, pegawai yang akan mengikuti diklat bela negara, dan pegawai yang akan diberhentikan dengan hormat," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam keterangann...

Kasus Covid-19 Melonjak, Vaksin Dosis Ketiga Dimungkinkan Bahkan Berbeda Merek - Vimarsana News

Kasus Covid-19 Melonjak, Vaksin Dosis Ketiga Dimungkinkan Bahkan Berbeda Merek

Kasus Covid-19 Melonjak, Vaksin Dosis Ketiga Dimungkinkan Bahkan Berbeda Merek Dipublikasikan pada 9 Juli 2021. Bisa didengarkan. JAKARTA - Tingginya angka kasus COVID-19 memunculkan wacana suntikan vaksin dosis ketiga. Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma, Honesti Basyir menyatakan, suntikan vaksin dosis ketiga sangat dimungkinkan. Bahkan, boleh menggunakan merek vaksin yang berbeda dari dosis pertama dan kedua. Menurutnya, berdasarkan hasil uji klinis dan hasil pemantauan WHO, jika vaksin tersebut harus diberikan dalam dua dosis. Baca Juga: "Misalnya pada Sinovac atau AstraZeneca, makaharu...