Cadangan AS Naik Lampaui Perkiraan, Minyak Mentah Kembali Melemah
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November tergerus 45 sen menjadi menetap di US$78,64 per barel, setelah menyentuh level US$80 pada Selasa (28/9).
Stay updated with breaking news from Reported Between. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November tergerus 45 sen menjadi menetap di US$78,64 per barel, setelah menyentuh level US$80 pada Selasa (28/9).
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10-tahun yang dijadikan acuan mencapai puncak tiga bulan, dan terakhir naik empat basis poin pada 1,5253 persen.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November melemah 44 sen atau 0,6 persen ke US$79,09 per barel, setelah mencapai level tertinggi sejak Oktober 2018 di US$80,75 per barel.
Saat ini, masih ada 286 pasien Covid-19 yang mendapat perawatan. Padahal 3 Agustus 2021 mencapai 1.322 kasus.
JK meminta Budi Gunadi mengacu beberapa negara yang memudahkan warga mendapatkan vaksin Covid-19. Cukup membawa kartu identitas.