Kisah Pembakar Mayat Covid di India, "Saya Merasa Seperti Burung Pemakan Bangkai"
Senin, 28 Juni 2021 07:30 Reporter : Hari Ariyanti Kremasi massal korban Covid-19 di India. ©REUTERS/Danish Siddiqui Merdeka.com - Deen Dayal Verma tidak pernah membakar mayat sebanyak tahun ini. Duduk di bawah naungan atap semen di sebuah krematorium di kota Barabanki, pria 55 tahun yang menjadi pekerja krematorium selama enam tahun terakhir, berkata dengan senyum masam: “Sebenarnya, tidak ada mayat yang datang hari ini. Apakah Covid-19 sudah berakhir atau mayatnya dibawa ke krematorium lain?” Di India, makna religius pembakaran mayat untuk menghorma...