Tarif Jasa Kepelabuhanan di Batam Masih Mahal, Pengusaha Protes
Tarif Jasa Kepelabuhanan di Batam Masih Mahal, Pengusaha Protes Diperbarui 07 Jul 2021, 11:30 WIB 13 Petugas dengan alat berat mengangkat peti kemas berisi sampah plastik yang mengandung limbah berbahaya dan beracun (B3) ke atas kapal di Batam, Senin (29/7/2019). Indonesia mengirim kembali (re-ekspor) tujuh peti kemas berisi limbah plastik impor ke Prancis dan Hongkong. (SEI RATIFA/AFP) Liputan6.com, Jakarta Pelaku Usaha Industri Maritim Kota Batam yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Kebangkitan Industri Maritim mendesak Kepala BP Batam untuk mengambil sikap dan merevisi pengenaan tarif jasa...