Tjoet Nja' Dhien, Akhir Tragis Penutup Perang Aceh
Mola menyajikan film kolosal Tjoet Nja' Dhien (1988) dengan kualitas yang jauh lebih baik, sebuah film epik tentang perjuangan rakyat Aceh melawan Belanda.
Stay updated with breaking news from War Aceh. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.
Mola menyajikan film kolosal Tjoet Nja' Dhien (1988) dengan kualitas yang jauh lebih baik, sebuah film epik tentang perjuangan rakyat Aceh melawan Belanda.
Pocut Baren Sang Harimau Betina Dari Aceh Pocut Baren Perang Aceh yang meletus pada tahun 1873 hingga 1904 telah menorehkan tinta emas sejarah perjuangan para pahlawan bangsa Indonesia melawan penjajah Belanda. Banyak para pahlawan Aceh yang namanya abadi hingga kini, sebagai simbol perjuangan melawan kolonialisme. Diantara para pahlawan tersebut ada Teuku Umar, Cut Nyak Dhien, Panglima Polim, Cut Nyak Mutia, Pocut Baren, dan lain-lain. Para pejuang tangguh inilah yang kelak mengharumkan nama Aceh, sebagai daerah yang paling...
JAKARTA - Tjoet Nyak Meutia (lahir di Keuoerotue, Pirak Timur, Aceh Utara, 15 februari 1870– meninggal di Alue Kurieng, Aceh,24 oktober 1910, pada umur 40 tahun) Ayahnya bernama Teuku Ben Daud Pirak. Ibunya bernama Cut Jah. Cut Meutia adalah satu-satunya anak perempuan dari lima bersaudara. Sejak kecil Cut Meutia dididik ilmu agama oleh banyak ulama. Bahkan ayahnya sendiri adalah salah satu dari sekian banyak guru agama yang pernah mengajarnya. Cut Meutia tumbuh sebagai seorang gadis cantik rupawan. H.C. Zentgraaff dalam buku Atjeh Geschreven door en oud Atjehmen (1938) yang diterbitkan u...