📰 Units Executor Technical Office News
Units Executor Technical Office News Today
Fast, Ad-Free News Updates
Stay updated with breaking news from Units Executor Technical Office. Real-time updates on events, politics, business and more.
July 27, 2021
Menko PMK Ingatkan Pemda Agar Tak Menumpuk Vaksin di Gudang Menko PMK menegaskan tidak boleh ada vaksin yang tertahan dengan alasan untuk tahap kedua. Newswire - Bisnis.com 27 Juli 2021 | 05:39 WIB Menko PMK Muhajir Effendi menyaksikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 oleh kaum bu...
July 27, 2021
Menko Muhadjir Ingatkan Pemda Tak Menumpuk Vaksin di Gudang Menko PMK Muhajir Effendi menyaksikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 oleh kaum buruh di Aulia Pekan Raya Sumatra Utara, Medan, Sabtu (1/5/2021). - Antara 27 Juli 2021 08:27 WIB News Share : Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota memaksimalkan vaksinasi Covid-19 di daerah masing-masing dan tidak menump...
July 27, 2021
BALIKPAPAN - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota tidak menumpuk vaksin di gudang, tetapi memaksimalkan vaksinasi Covid-19 di daerah masing-masing. "Stok yang ada habiskan untuk vaksinasi tahap satu sesuai dengan perintah Bapak Presiden," kata Menteri Muhadjir di Balikpapan, Senin (26/7). Muhadjir menegaskan tidak boleh ada vaksin yang tertahan dengan alasan untuk tahap kedua. Untuk vaksin Sin...
July 27, 2021
Menko Muhadjir Minta Stok Vaksin Covid-19 Dihabiskan, Tak Ditumpuk di Gudang Diperbarui 27 Jul 2021, 08:29 WIB 16 Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. (Dok Kemenko PMK) Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota tidak menumpuk vaksin Covid-19 di gudang, tetapi memaksimalkan vaksinasi Covid-19 di daerah masing-masing. "Stok yang ada habiskan ...
July 17, 2021
Sabtu 17 Jul 2021 08:17 WIB Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Indira Rezkisari Seorang ibu dan anak pasien OTG COVID-19 menjalani isolasi di Wisma Makara UI, Depok, Jawa Barat. Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha Tempat karantina bertambah 400 untuk OTG dan gejala ringan. REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menambah sebanyak 400 tempat tidur di tempat karantina pasien Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) dan bergejal...
July 17, 2021
Depok tambah 400 tempat tidur pasien COVID-19 OTG di Makara UI Sabtu, 17 Juli 2021 10:40 WIB Tempat karantina mandiri Wisma Makara UI. ANTARA/dokumen. "Saat ini tempat tidur yang sudah dibuka 233 tempat tidur, dan tengah dipersiapkan untuk pembukaan seluruhnya,"...Depok (ANTARA) - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat menambah 400 tempat tidur di tempat karantina pasien COVID-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) dan bergejala ringan, berlokasi di Wisma Makara II Universitas Indonesia (UI)....
July 17, 2021
Imam mengatakan, penambahan tempat tidur tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang rumahnya kurang representatif untuk melakukan isolasi mandiri. Menurutnya, penambahan tempat tidur merupakan upaya untuk terus meningkatkan pelayanan penanggulangan Covid-19 di Kota Depok. Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya kondisi yang buruk saat isolasi di rumah yang tidak representatif. Kota Depok bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk penambahan tempat tidur di Makara II.Dikatak...
July 14, 2021
JAKARTA - Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang berlokasi di Kampus UI Depok, dialihfungsi menjadi lokasi tempat pemulihan, atau isolasi mandiri pasien Covid-19 dengan kategori tanpa gejala klinis (OTG) dan gejala ringan. Pengalihan fungsi Asrama Mahasiswa UI menjadi tempat isolasi mandiri dimulai sejak 9 Juli 2021. Upaya ini merupakan penambahan atau pengembangan kapasitas dari Wisma Makara UI yang sudah tidak dapat lagi menampung pasien OTG Covid-19. Selama ini, asrama mahasiswa m...
June 25, 2021
Vaksinasi massal menargetkan 3.000 peserta masyarkat umum