Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

According To Batch News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from According To Batch. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In According To Batch Today - Breaking & Trending Today

Kekecewaan Pegawai KPK ke Dewas yang Dinilai Memihak Pimpinan - Vimarsana News

Kekecewaan Pegawai KPK ke Dewas yang Dinilai Memihak Pimpinan

Kekecewaan Pegawai KPK ke Dewas yang Dinilai Memihak Pimpinan Diperbarui 25 Jul 2021, 11:31 WIB 15 Gedung KPK (Liputan6/Fachrur Rozie) Liputan6.com, Jakarta Laporan pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pelanggaran etik dalam pelaksaan tes wawasan kebangsaan (TWK) tak dilanjutkan ke persidangan oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Dewas beralasan laporan itu tak cukup bukti untuk disidangkan. Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Internal nonaktif KPK Hotman Tambunan selaku perwakilan 75 pegawai nonaktif yang melapor mengaku kecewa. Namun, dia mengaku tak terkejut dengan tak ...

Pegawai KPK Nilai Dewas Memihak Pimpinan - Vimarsana News

Pegawai KPK Nilai Dewas Memihak Pimpinan

Minggu, 25 Juli 2021 12:43 Reporter : Merdeka KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko Merdeka.com - Laporan pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pelanggaran etik dalam pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) tak dilanjutkan ke persidangan oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Dewas beralasan laporan itu tak cukup bukti untuk disidangkan. Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Internal nonaktif KPK Hotman Tambunan selaku perwakilan 75 pegawai nonaktif yang melapor mengaku kecewa. Namun, dia mengaku tak terkejut dengan tak diindahkannya laporan pegawai oleh De...

ICW: Banyaknya Laporan Etik ke Dewas Karena Hilangnya Keteladanan Pimpinan KPK - Vimarsana News

ICW: Banyaknya Laporan Etik ke Dewas Karena Hilangnya Keteladanan Pimpinan KPK

ICW menilai, banyaknya laporan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Dewas KPK disebabkan oleh beberapa hal.