Menunggu Pengumuman Neraca Perdagangan, Rupiah Menguat Tipis ke 14.906 per Dolar AS
Hari ini rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran level 14.850 per dolar AS hingga 14.950 per dolar AS.
Stay updated with breaking news from Dollars Rose Thin. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.
Hari ini rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran level 14.850 per dolar AS hingga 14.950 per dolar AS.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,04 persen menjadi 92,0777. Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1863 dolar AS dari 1,1874 dolar AS di hari sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3915 dolar AS dari 1,3894 dolar AS di hari sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7393 dolar AS dari 0,7365 dolar. Dolar AS dibeli pada 109,11 yen Jepang, lebih rendah dari 109,24 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9041 franc Swiss dari 0,9048 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2537 dolar Kanada dari 1,2507 dolar Kanada.
ANTARA FOTO/Reno Esnir Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Share VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat tipis pada perdagangan Selasa, 27 Juli 2021. Rupiah menguat usai perdagangan kemarin terus berada di level bawah Rp14.500 per dolar AS. Di pasar spot, hingga pukul 09.22 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.481 per dolar AS. Menguat sekitar 0,01 persen dari level penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp14.482 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot D...
Investor Cari Safe Haven, Dolar AS Menguat Tipis Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya, sedikit lebih tinggi pada Jumat waktu setempat di 92,873. Untuk minggu ini, indeks dolar naik 0,1 persen, setelah menguat 0,6 persen pekan sebelumnya. Newswire - Bisnis.com 24 Juli 2021 | 07:42 WIB Petugas menunjukkan mata uang dolar AS ...
JAKARTA - Dolar AS menguat tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah rilis risalah pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve AS (The Fed). Risalah The Fed yang menunjukkan para pejabat Fed bergulat dengan timbulnya kekhawatiran inflasi dan stabilitas keuangan tetapi tidak termasuk kejutan besar. Para pejabat Fed bulan lalu merasakan kemajuan substansial lebih lanjut pada pemulihan ekonomi "secara umum dipandang belum terpenuhi," tetapi sepakat bahwa mereka harus siap untuk bertindak jika inflasi atau risiko lain terwujud, menurut risalah pertemuan kebijakan bank sentral J...