Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Wave Second That Dramatic News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Wave Second That Dramatic. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Wave Second That Dramatic Today - Breaking & Trending Today

Bagaimana Sungai Gangga Menjadi Kuburan Pasien Covid-19 | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW - Vimarsana News

Bagaimana Sungai Gangga Menjadi Kuburan Pasien Covid-19 | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW

Bagaimana Sungai Gangga Menjadi Kuburan Pasien Covid-19 Jenazah pasien Covid-19 berseliweran di sungai Gangga dan mencemari sumber air vital di utara India. Warga di bantaran sungai mengkhawatirkan, jumlah jenazah bakal bertambah dalam beberapa pekan ke depan. Warga India terlihat memakamkan jenazah pasien Covid-19 dalam lubang dangkal di bantaran sungai Ganga, 17 Juni 2021 Jasad-jasad berbalut kain berwarna safron mengambang pelan di antara ilalang yang memenuhi bantaran sungai Gangga. Pemandangan itu adalah pengingat, bagaimana rumah sakit dan krematorium di India sedemikian kewalahan meng...

Source: dw.com
Pandemic Fatigue, Kelelahan Tak Berujung Membuat Orang Tidak Peduli | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW - Vimarsana News

Pandemic Fatigue, Kelelahan Tak Berujung Membuat Orang Tidak Peduli | SOSBUD: Laporan seputar seni, gaya hidup dan sosial | DW

Pandemi tanpa ujung membuat sebagian besar orang kelelahan, banyak yang jadi tidak peduli risiko dan konsekuensi tindakan mereka, ujar psikolog. Bagaimana menghadapinya?

Source: dw.com
Ribuan Anak di India Kehilangan Orang Tuanya Akibat Pandemi COVID-19 | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW - Vimarsana News

Ribuan Anak di India Kehilangan Orang Tuanya Akibat Pandemi COVID-19 | DUNIA: Informasi terkini dari berbagai penjuru dunia | DW

Pemerintah India telah menggelontorkan bantuan uang bagi anak-anak yatim piatu yang kehilangan orang tua akibat pandemi. Namun, para aktivis menyebut mereka masih rentan terhadap upaya perdagangan, trauma dan pelecehan.

Source: dw.com