"Saya melihat keberadaan natural resources (SDA) kita ini yang menggoda banyak pihak, baik investor dalam negeri maupun luar, dan juga pemerintah untuk memanfaatkan dalam jangka pendek. Itu membuat rasio manufaktur terhadap GDP (pertumbuhan ekonomi) itu turun terus dari mendekati 30% sampai 19%," kata Bambang dilansir dari Antara, Rabu (4/8/2021). Dia mengatakan masyarakat tidak bisa fokus mengembangkan sektor manufaktur karena tergoda oleh sumber daya alam yang melimpah. Karena itu, keberadaan SDA bisa jadi kutukan dan alih-alih berkah bagi Indonesia. "Saya juga amaze melihat daftar bahwa ki...