Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Few Assemblyman News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Few Assemblyman. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Few Assemblyman Today - Breaking & Trending Today

Buntut Bom Kabul Afghanistan, Trump dan Republikan Ramai-ramai Kecam Biden - Vimarsana News

Buntut Bom Kabul Afghanistan, Trump dan Republikan Ramai-ramai Kecam Biden

Trump dan para anggota Partai Republik ramai-ramai mengecam Biden atas insiden bom Kabul Afghanistan. Ada yang mendesak Biden mundur atau dimakzulkan.

Source: kompas.com
Keluarga Afghanistan di AS Banjiri Kantor Anggota Parlemen untuk Minta Bantuan - Vimarsana News

Keluarga Afghanistan di AS Banjiri Kantor Anggota Parlemen untuk Minta Bantuan

Antrean panjang mengular di luar kantor anggota parlemen Eric Swalwell di Castro Valley, California, AS pekan lalu ketika warga Afghanistan Amerika mencari bantuan dari anggota Kongres Demokrat tersebut untuk menyelamatkan orang-orang yang mereka cintai di Afghanistan.

Hari Ini, Raja Malaysia Akan Umumkan PM Baru - Vimarsana News

Hari Ini, Raja Malaysia Akan Umumkan PM Baru

Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah diperkirakan akan mengumumkan penunjukan perdana menteri baru negara itu setelah pertemuan dengan para sultan pada Jumat (20/8/2021).

Perdana Menteri Malaysia Mengundurkan Diri Senin Besok - Vimarsana News

Perdana Menteri Malaysia Mengundurkan Diri Senin Besok

Pengunduran diri itu diatur undang-undang di Malaysia bahwa tanpa dukungan mayoritas parlemen, perdana menteri harus mengundurkan diri. 

Serangan Berciri Taliban Guncang Kabul, 4 Tewas 20 Terluka - Vimarsana News

Serangan Berciri Taliban Guncang Kabul, 4 Tewas 20 Terluka

Serangan Berciri Taliban Guncang Kabul, 4 Tewas 20 Terluka CNN Indonesia | Rabu, 04/08/2021 05:48 WIB Bagikan :   Jakarta, CNN Indonesia -- serangan bom dan senjata yang menargetkan Menteri Pertahanan  Afghanistan dan beberapa anggota parlemen di ibu kota negara itu, Kabul, Selasa (3/8). Dikutip dari AFP, gelombang ledakan, yang menurut Washington memiliki "ciri khas" Taliban, terjadi ketika tentara Afghanistan mengungsikan penduduk dari kota yang terkepung menjelang serangan. Para pejabat keamanan meng...