Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 14 - Really Can News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Really Can. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Really Can Today - Breaking & Trending Today

Orang Usia 40an Lebih Produktif Jika Kerja Tiga Hari dalam Seminggu, Kok Bisa ? - Vimarsana News

Orang Usia 40an Lebih Produktif Jika Kerja Tiga Hari dalam Seminggu, Kok Bisa ?

Orang Usia 40an Lebih Produktif Jika Kerja Tiga Hari dalam Seminggu, Kok Bisa ? Orang yang berusia 40 tahun ke atas ternyata akan lebih produktif jika hanya bekerja 3 kali sepekan. Ilustrasi - Wisegeek × Bisnis.com, JAKARTA — Sebuah penelitian menyatakan bahwa produktivitas orang usia 40-an meningkat jika bekerja dengan jam kerja yang lebih sedikit. Studi ini dilakukan oleh para peneliti di University of Melbourne di bawah departemen Melbourne Institute of Applied Economics and Social Research. Mereka mengevaluasi karir peserta, kelua...

Source: bisnis.com
Walmart, Target hingga Amazon Jadi Penyumbang Polusi Terbesar, Kok Bisa? - Vimarsana News

Walmart, Target hingga Amazon Jadi Penyumbang Polusi Terbesar, Kok Bisa?

Walmart, Target hingga Amazon Jadi Penyumbang Polusi Terbesar, Kok Bisa? Diperbarui 21 Jul 2021, 10:32 WIB 17 Barang pesanan pelanggan yang akan dikirim dengan layanan Amazon Prime Now di pusat gudang toko online Amazon, Singapura, Kamis (27/7). Untuk pelanggan di Singapura saat ini tidak harus membayar biaya langganan pengiriman Prime Now. (AP Photo/Joseph Nair) Liputan6.com, Jakarta - Laporan terbaru dari Pacific Environment dan Stand.earth mengungkapkan 15 perusahaan besar termasuk Walmart, Target, hingga Amazon yang menghasilkan polusi iklim dari pengiriman luar negeri ke Amerika Serikat ...

200 Tabung Oksigen dari Singapura untuk Solo Tertahan di Bea Cukai, Kok Bisa? - Vimarsana News

200 Tabung Oksigen dari Singapura untuk Solo Tertahan di Bea Cukai, Kok Bisa?

200 Tabung Oksigen dari Singapura untuk Solo Tertahan di Bea Cukai, Kok Bisa? Komentar: Kompas.com - 19/07/2021, 05:59 WIB Bagikan: Ratusan tabung oksigen itu, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Ahyani, masih tertahan di Bea Cukai Bandara Adisumarmo. Berdasar regulasi yang ada, kata Ahyani, bantuan dari negara lain harus diterima pusat terlebih dahulu. Dalam hal ini, menurut Ahyani, adalah Kementerian Kesehatan. "Itu masih tertahan di Pabean. Karena itu kan aturannya harus mengikuti ketentuan dari pusat. Kalau dari luar negeri itu harus melalui dari pusat dulu dan yang m...

Source: kompas.com
PT Pusri Suplai 9 Ton Oksigen Cair ke Semua RS di Lampung - Vimarsana News

PT Pusri Suplai 9 Ton Oksigen Cair ke Semua RS di Lampung

PT Pusri Suplai 9 Ton Oksigen Cair ke Semua RS di Lampung Komentar: Kompas.com - 19/07/2021, 07:22 WIB Bagikan: Dok. Humas Polda LampungTim Ditlantas Polda Lampung mengawal dan ikut membawa tabung kosong untuk pengisian di PT Pusri Palembang. Sejak Jumat hingga Minggu (16 - 18 Juli 2021) PT Pusri Palembang telah memasok sekitar 9 ton oksigen cair untuk sejumlah rumah sakit di Lampung. Per hari, pengisian oksigen cair ini mencapai 600 tabung dengan total sebanyak 9 ton. Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh mengatakan, ratusan tabung oksigen tersebut dipasok untuk sej...

Source: kompas.com
PPKM Darurat Penumpang Menumpuk di Pelabuhan Merak, Kok Bisa? - Vimarsana News

PPKM Darurat Penumpang Menumpuk di Pelabuhan Merak, Kok Bisa?

Share VIVA – Ratusan penumpang protes terjadinya larangan penyeberangan akibat adanya Surat Edaran (SE) Nomor 15 tahun 2021, tentang pembatasan aktivitas masyarakat selama libur hari raya Idul Adha 2021 masa pandemi COVID-19. Mereka pun memprotes kebijakan itu dan terjadi penumpukan di dalam maupun luar pelabuhan. Tak hanya itu antrean kendaraan juga tampak di area pelabuhan. Di luar Pelabuhan Merak, antrean kendaraan mengular hingga ke ruas jalan protokol baik Cikuasa Bawah maupun Cikuasa Atas. "Betul (ada antrean SE nomor 15 tahun 2021). Antrean penyekatan di Pelabuhan Merak sudah dit...

Source: viva.co.id