Vimarsana
Biggest News Aggregation in the World

Page 47 - Merika News Today : Breaking News, Live Updates & Top Stories | Vimarsana

Stay updated with breaking news from Merika. Get real-time updates on events, politics, business, and more. Visit us for reliable news and exclusive interviews.

Top News In Merika Today - Breaking & Trending Today

KABULSKI PAKAO Najsmrtonosniji dan za američku vojsku: 95 mrtvih i 150 ranjenih na aerodromu, Bajden obećao da će LOVITI TERORISTE - Vimarsana News

KABULSKI PAKAO Najsmrtonosniji dan za američku vojsku: 95 mrtvih i 150 ranjenih na aerodromu, Bajden obećao da će LOVITI TERORISTE

Najmanje 95 civila poginula su u dve eksplozije ispred aerodroma u Kabulu, rekli su danas bolnički izvor i talibanski zvaničnik agenciji AP u glavnom gradu <a href="https://www.blic.rs/avganistan" id="464e6a92-04bd-4a0c-b522-325ac56880d7" data-link-role-code="open_new_tab">Avganistana</a>.

Source: blic.rs
Joe Biden &#xFC;ber Anschl&#xE4;ge in Kabul: &#x201E;Ihr werdet daf&#xFC;r bezahlen" - Vimarsana News

Joe Biden &#xFC;ber Anschl&#xE4;ge in Kabul: &#x201E;Ihr werdet daf&#xFC;r bezahlen"

Der US-Präsident hat angekündigt, militärisch gegen die Verantwortlichen der Attacken vorzugehen. Gegen ihn werden Rücktrittsforderungen laut.

Source: taz.de
Presiden Joe Biden Janji Akan Buru Pelaku Bom Kabul Afghanistan - Vimarsana News

Presiden Joe Biden Janji Akan Buru Pelaku Bom Kabul Afghanistan

Presiden Joe Biden janji akan memburu pelaku bom kabul dan mengeluarkan warga AS dari Afghanistan.

Sempat Diburu 3 Negara, Ini Penyesalan Umar Patek Alumni Afghanistan pada Indonesia - Vimarsana News

Sempat Diburu 3 Negara, Ini Penyesalan Umar Patek Alumni Afghanistan pada Indonesia

Umar Patek mengaku menyesali perbuatannya karena telah terlibat aksi teroris termasuk kasus bom Bali. Ia juga alumni akademi militer Afghanistan.

Jumlah Warga Afghanistan yang Tewas dalam Serangan Bom Bandara Kabul Jadi 95 Orang - Vimarsana News

Jumlah Warga Afghanistan yang Tewas dalam Serangan Bom Bandara Kabul Jadi 95 Orang

Pejabat Amerika Serikat dan Afghanistan sebelumnya mengatakan bom bunuh diri itu menewaskan sedikitnya 60 warga Afghanistan dan 13 pasukan AS. Ini merupakan serangan paling mematikan bagi pasukan AS di Afghanistan sejak Agustus 2011.